Sambut Tahun Baru 1448 H, Kemenag Gelar Peaceful Muharam di CFD Jakarta
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama menggelar CFD Peaceful Muharam 1448 Hijriah di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1448 H yang mengusung tema Menebar Maslahat, Menguatkan Umat.
Sejak pagi, ribuan warga mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan panitia, mulai dari senam sehat, hiburan, hingga pembagian doorprize. Acara juga dimeriahkan penampilan grup musik Padi Reborn. Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi Ditjen Bimas Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, Peaceful Muharam menjadi sarana mengajak masyarakat menyambut Tahun Baru Hijriah dengan memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Kami ingin menyampaikan kepada Bapak-Ibu semua bahwa minggu-minggu ini kita sudah memasuki Tahun Baru 1448 Hijriah. Mari kita gunakan kesempatan di tahun baru Islam ini untuk selalu menebar kemaslahatan dan menguatkan umat,” ujar Abu Rokhmad, , Minggu (21/6).
Menurutnya, semangat Menebar Maslahat, Menguatkan Umat sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar nilai-nilai agama diwujudkan dalam kehidupan sosial dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Abu Rokhmad mengatakan, kemaslahatan harus menjadi orientasi dalam setiap aktivitas kehidupan. “Hidup yang tidak menebarkan kemaslahatan adalah hidup yang tidak perlu dilanjutkan. Pergaulan kita, pekerjaan kita, peran-peran kita di masyarakat, kalau tidak bisa menebarkan kemaslahatan, perlu kita pikirkan kembali,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat memperkuat gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi sebagai bagian dari upaya menguatkan umat dan bangsa. “Oleh karena itu, di CFD minggu ini, kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk terus menebarkan kemaslahatan dalam menguatkan umat, menguatkan bangsa, dan negara,” katanya.
Selain menyampaikan pesan keagamaan dan sosial, kegiatan ini juga mengkampanyekan pola hidup sehat. Menurut Abu, kesehatan menjadi modal penting untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. “Mari kita hidup sehat, mari kita gunakan kesempatan ini untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya.


































