Beranda Event Komunitas UMKM Boedoet Diresmikan, Wadah Bersama Perluas Usaha

Komunitas UMKM Boedoet Diresmikan, Wadah Bersama Perluas Usaha

61

Komunitas UMKM Boedoet Diresmikan, Wadah Bersama Perluas Usaha

Ikatan Keluarga Alumni SMAN 1 Jakarta (Ika Boedoet) meresmikan dan silaturahmi Komunitas UKM Boedoet dengan tema ‘UMKM Tangguh Indonesia Maju’ berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Walikota Jakarta Pusat, Sabtu (7/2). Komunitas ini dibentuk berangkat dari satu kenyataan sederhana bahwa banyaknya alumni Boedoet yang bergerak di sektor usaha mikro kecil dan menengah.

Dalam sambutannya, Menko Perekonomian RI periode 2014 dan Ketua Umum IKABOEDOET Chairul Tanjung (CT) yang di wakilkan Plh IKABOEDOET Ahmad Mughira Nurhani menyampaikan apresiasi terbentuknya komunitas UKM Boedoet. Diharapkan menjadi wadah bersama yang terstruktur, saling terhubung, dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi terbentuknya komunitas UKM Boedoet yang diharapkan menjadi wadah bersama para alumni yang bergerak di sektor usaha mikro kecil dan menengah,” ungkapnya.

Mughi menekankan UKM tidak mempercepat pertumbuhan usaha dengan meminjam uang di bank, namun yang terpenting adalah bisnis yang berkelanjutan.

“Saya mengimbau Pemda DKI untuk memberikan bantuan kepada UMKM, contohnya Tax Holiday selama 2 tahun untuk UMKM baru dibuat. Bila mana banyak anak muda menjadi pengusaha maka insya Allah pertumbuhan 8% sesuai keinginan Presiden Prabowo tercapai,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Komunitas UKM Boedoet, Monalisa Rumondor mengungkapkan beberapa angkatan alumni Boedoet sudah ada yang mempunyai komunitas UMKM di dalamnya namun baru sebatas menyediakan lahan untuk berjualan di tempat tertentu ataupun pemasaran produk UMKM dan anggotanya hanya sebatas angkatan saja.

“Disatukannya dalam ekosistem komunitas, para pengusaha UMKM alumni dapat saling menguatkan, baik melalui jejaring, berbagi pengalaman, maupun kolaborasi usaha dan berkontribusi peningkatan ekonomi nasional,” ucapnya.

Menurut Monalisa, dengan visi dan misi komunitas ini, diharapkan bisa membangun dan memperluas jejaring bisnis, menyediakan ruang untuk berbagi pengalaman (sharing) pengetahuan, meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota UMKM serta membuka peluang promosi kolaborasi usaha berkelanjutan.

“Kami berharap semua ini akan memberikan manfaat bagi anggota UKM Boedoet,” tuturnya.

Sebagai informasi, Komunitas UKM Boedoet mempunyai beberapa program, antara lain:
• Membuka kelas-kelas pertemuan dengan berbagai materi ataupun modul, seperti: pemaparan mengenai sertifikasi halal, cara pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) dan lain lain
• Kelas pelatihan dan workshop terkait manajemen usaha, keuangan dan pemasaran termasuk digital marketing,
• Selain itu kami membantu untuk mempromosikan produk dari anggota UMKM melalui pameran dan bazaar.

Komunitas UKM Boedoet memiliki 289 anggota UMKM aktif yang berasal dari alumni lintas angkatan Boedoet (1975 – 2023) dengan berbagai bidang usaha antara lain fashion, kuliner, jasa, agrobisnis. Jumlah ini menjadi bukti bahwa kebutuhan akan komunitas ini nyata, dan semangat kebersamaan alumni Boedoet sangat kuat.