Upaya Hemat BBM, Kota Samarinda Rencana Perluas CFD
Pemkot. Samarinda berencana memperluas kawasan Car Free Day (CFD) sebagai langkah konkret menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya yang bersubsidi.
Kebijakan ini menjadi bagian dari tindak lanjut arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi, sekaligus upaya mengurangi mobilitas kendaraan bermotor di dalam kota.
Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa rencana penambahan titik CFD telah dibahas bersama Satlantas Polresta Samarinda dalam rapat koordinasi.
Menurutnya, pengurangan penggunaan kendaraan pribadi tidak hanya berdampak pada kualitas udara, tetapi juga penting untuk menekan penggunaan BBM subsidi.
“Ini menjadi prioritas karena ada subsidi negara di BBM yang digunakan kendaraan bermotor, maka kita lakukan pengurangan dari mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Selama ini, Samarinda telah memiliki satu kawasan CFD yang rutin berjalan dalam tiga tahun terakhir. Namun, Pemkot menilai perluasan lokasi menjadi penting agar masyarakat memiliki lebih banyak alternatif ruang publik tanpa kendaraan.
Dalam pembahasan awal, terdapat empat lokasi yang diusulkan sebagai titik CFD baru, yakni kawasan Citra Niaga, Jalan Anggi, Jalan Abdul Hasan, serta penambahan hari CFD di Jalan Kesuma Bangsa.
Dari sejumlah opsi tersebut, Jalan Abdul Hasan untuk sementara tidak dilanjutkan karena dinilai kurang optimal. Sementara itu, Jalan Anggi dan kawasan Citra Niaga dianggap paling siap untuk diterapkan.
Di Jalan Anggi, CFD akan dikombinasikan dengan kegiatan olahraga dan aksi bersih-bersih lingkungan yang selama ini sudah berjalan di tingkat kecamatan. Dishub juga akan melibatkan ketua RT serta pelaku usaha di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada kendaraan parkir di jalur CFD.
“Di Anggi itu nanti dilakukan Sabtu dan Minggu, pukul 06.00 sampai 10.00 WITA, murni untuk kegiatan bersih-bersih dan olahraga,” jelasnya.
Sementara di kawasan Citra Niaga, CFD akan difokuskan untuk aktivitas olahraga masyarakat pada jam yang sama. Pemerintah juga telah menyiapkan alternatif lokasi parkir bagi pemilik toko dan pengunjung.
“Kalau toko buka jam 09.00, pemilik toko bisa parkir di Plaza 21, Jalan Niaga Selatan, atau parkiran Mercure,” tambahnya.
Meski demikian, rencana ini masih akan dibahas lebih lanjut bersama masyarakat dan pelaku usaha setempat guna menghindari gangguan terhadap aktivitas ekonomi.
Manalu menegaskan, perluasan CFD bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengendalikan konsumsi BBM dan mendorong gaya hidup ramah lingkungan.
Jika seluruh kesepakatan telah tercapai, penambahan titik CFD di Jalan Anggi dan Citra Niaga ditargetkan mulai berlaku pada akhir April 2026.
“Ini betul-betul mengajak masyarakat mengurangi mobilitas dengan menggunakan kendaraan berbahan fosil,” pungkasnya.
#info #carfreeday #samarinda #kaltim #2026
Ref : Dishub Samarinda
































